TUGAS
BULAN KETIGA
1.
KONSEP MENULIS LAPORAN ILMIAH
2.
PROSES PENYUSUNAN KARYA TULIS
ILMIAH
3.
RANCANGAN USULAN PENELITIAN
NAMA : RAMADHAN AHMAD
NPM : 27213235
KELAS : 3EB07
DAFTAR
ISI
A.
KONSEP MENULIS LAPORAN ILMIAH……….........(3)
1.
Pengertian Laporan……………………………….…….(3)
2.
Dasar membuat laporan
ilmiah…………………………(3)
3.
Sistematika Laporan
Ilmiah…………………………….(4)
B.
PROSES PENYUSUNAN KARYA TULIS ILMIAH…..(6)
1.
Tahap-tahap penyusunan
ilmiah…………….………….(6)
C.
RANCANGAN USULAN PENELITIAN……………….(6)
1.
Pengertian………………………………………………(6)
D.
DAFTAR PUSTAKA……………………………………..(10)
A.
KONSEP
MENULIS LAPORAN ILMIAH
1. Pengertian Laporan
Laporan ilmiah merupakan
laporan dari hasil penelitian yang telah dilakukan oleh seorang peneliti dengan
mengguanakan gaya bahasa yang digunakan disesuaikan dengan jenis sasaran
peneliti yaitu sesame kolega ilmuan,kepada para pembuat keputusan, ataupun
kepada masyarakat umum,serta berfungsi sebagai alat komunikasi antara peneliti
dengan pembaca.
2. Dasar
Membuat Laporan Ilmiah
Ada beberapa hal yang
mendasari dalam pembuatan Laporan Ilmiah. Diantaranya
1.
Kegiatan menulis
laporan ilmiah merupakan kegiatan utama terakhir dari suatu kegiatan ilmiah.
2.
Laporan ilmiah
mengemukakan permasalahan yang ditulis secara benar, jelas, terperinci, dan
ringkas.
3.
Laporan ilmiah
merupakan media yang baik untuk berkomunikasi di lingkungan akademisi atau
sesama ilmuwan.
4.
Laporan ilmiah
merupakan suatu dokumen tentang kegiatan ilmiah dalam memecahkan masalah secara
jujur, jelas, dan tepat tentang prosedur, alat, hasil temuan, serta
implikasinya.
5.
Laporan ilmiah
dapat digunakan sebagai acuan bagi ilmuwan lain sehingga syarat-syarat tulisan
ilmiah berlaku juga untuk laporan.
3. Sistematika
Laporan Ilmiah
Laporan ilmiah dapat
berbentuk naskah atau buku karena berisi hal-hal yang terperinci berkaitan
dengan data-data yang akurat dan lengkap. Laporan ilmiah atau laporan formal
terdiri atas :
1. Bagian Awal
·
Hal-hal
yang termasuk bagian awal adalah :
·
Halaman
sampul
·
Halaman
judul
·
Abstrak
·
Kata
Pengantar
·
Daftar
Isi
·
Daftar
Gambar
·
Daftar
Lampiran
2.
Bagian Inti
BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah
B. Identifikasi Masalah
C. Pembatasan Masalah
D. Perumusan Masalah
E. Kegunaan Penelitian
F. Definisi Operasional
BAB II KAJIAN PUSTAKA
A.
Kajian pustaka setiap variabel
B.
Hipotesis (jika ada)
BAB III METODE PENELITIAN
A. Rancangan Penelitian
B. Tempat dan Waktu Penelitian
C. Populasi dan Sampel Penelitian
D. Metode Penelitian
E. Instrumen Penelitian
F. Teknik Analisis Data
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
A. Deskripsi Hasil Penelitian
B. Uji Prsayarat Analisis
C. Pengujian Hipotesis
D. Pembahasan hasil penelitian
BAB V KESIMPULAN
A. Kesimpulan
B. Implikasi
C. Saran
3. Bagian Akhir
-
Daftar Pustaka
-
Lampiran
-
Riwayat Hidup Penulis
B.
PROSES
PENYUSUNAN KARYA TULIS ILMIAH
1.
Tahap-tahap
Penyusunan Makalah
A.
Persiapan
·
mengumpulkan dan
membaca buku-buku untuk memilih dan menentukan topik.
·
membaca buku-buku
untuk memperluas pengetahuan yang berhubungan dengan topik yang telah terpilih.
·
mengembangkan
kerangka makalah
B.
Penulisan
Kegiatan pengembangan
kerangka makalah menjadi sebuah makalah.
C.
Pemeriksaan (Revisi)
Pemeriksaan terhadap
isi dan penggunaan kata, kalimat, ejaan, dan
tanda baca.
D.
Pertimbangan dalam memilih topik yaitu :
·
topik harus
bermanfaat
·
menarik dan
sesuai dengan minat penulis
·
topik harus
dikuasai penulis
·
tersedia
sumber-sumber informasi dan bacaan
C.
RANCANGAN
USULAN PENELITIAN
1.
Pengertian
Rancangan
usulan penelitian adalah langkah yang paling awal dalam proses penyusunan
penelitian. Usulan penelitian adalah langkah berikutnya, dan makalah adalah
hasil akhirnya.
Rancangan usulan penelitian ini memberi
gambaran secara menyeluruh tentang pokok masalah yang hendak diteliti, teori
dan konsep serta data yang dipakai untuk melakukan penelitian; cara penelitian
dilakukan dan hasil yang diharapkan akan dicapai. Rancangan usulan penelitian
ini dipakai untuk menilai apakah seorang itu bisa mulai melakukan penelitian
secara mandiri.
Rancangan usulan
penelitian terdiri dari 3 bagian pokok :
a.
Bagian Awal
(-) Judul penelitian yang direncanakan
akan dilakukan.
Ditulis dengan huruf kapital, judul harus “ekspressif”, singkat tetapi informatif,
yaitu menunjukkan dengan tepat masalah yang akan diteliti, dibawah judul
ditulis kalimat “rancangan usulan penelitian untuk……. (skripsi, tesis, laporan
dll)
(-) Identitas penyusun rancangan.
Didahului dengan kata oleh lalu ditulis nama peneliti, atau identitas lainnya
yang dianggap penting
(-) Tanggal pengajuan rancangan
Didahului dengan kalimat “ diajukan kepada ….., pada tanggal….
b.
Bagian Utama
(-)
Perumusan masalah
Berisi tengtang penjelasan mengapa masalah yang dikemukan dalam judul dianggap
menarik, penting, dan perlu di teliti. Dalam perumusan masalah perlu bukti
bahwa masalah itu belum ada jawabannya atau pemecahannya(yang memuaskan) dalam
perumusan masalah juga dikemukakan konteks masalah itu dengan permasalahan lain.
Unsur pokok perumusan masalah ini sekurang-kurangnya harus memuat hal-hal
sebagai berikut :
(-) Penjelasan mengenai mengapa masalah
yang dikemukakan dalam rancangan usulan penelitian untuk disertasi itu
dipandang menarik, penting dan perlu diteliti.
Beberapa bukti bahwa masalah tersebut belum ada jawaban atau pemecahan yang
memuaskan.
Letak masalah yang akan diteliti itu dalam konteks permasalahan yang lebih
besar.
Tujuan dan kegunaan penelitian.
Secaa eksklusif dan spesifik harus diseebutkan maksud dan tujuan penelitian,
kegunaan dan arti pentingnya hasil penelitian yang diharapkan.
(-)
Kerangka pemikiran teoritis.
Dalam bagian ini dikemukakan tengtang garis-garis besar pemikiran teoritis
sedemikian sehingga jelas “pokok permasalahan”nya. Kerangka pemikiran
yang logis itu dapat pula disusun berdasarkan hasil observasi lapangan atau
dari pertemuan ilmiah
(-) Hipotesis kerja
Tidak semua penelitian memiliki hipotesis tetapi jika penelitian itu ada
hipotesis, maka hipotesis harus dirumuskan dengan tepat, singkat, jelas dalam
kalimat berita atau “kalimat deklaratif”
(-) Metode penelitian.
Dalam metode penelitian disebutkan beberapa maslah, yaitu :
(-) Penentuan subjek penelitian,
penentuan sampel yang akan dugunakan, penentuan ‘ sampling design’ yang
akan dipakai, dan teknik pengambilan sampel
Metode pengumpulan data, alat pengukuran, dan cara pengukuran semuannya ditulis
secara jelas. Bahan yang akan dipakai (bahan kimia, obat-obatan dan sebagainya)
perlu disebutkan spesipikasinya dan pabrik yang mengeluarkan jika ada, bila
bahan berupa hewan disebutkan ras, jenisnya dan asalnya dan sedemikian juga
jika bahannya adalah tumbuhan. Dalam bagian ini perlu disebutkan alat
perlengkapan untuk laboratorium atau untuk lapangan yang akan dipakai. Teknik
atau model analisis (statistik) yang akan dipakai dan perlu dijelaskan mengapa
memakai metode statistik tersebut. Jika perlu disertakan rancangan untuk
menerima atau menolak hipotesis dengan menggunakan hipotesis nihil
(-)
Jadwal penelitian.
Dalam bagian ini perlu
pertimbangan kelayakannya, jadwal penelitian perlu dibagi-bagi berdasarkan
tahap-tahap penelitian (hari, minggu, dan bulan) Jadwal penelitian dibuat
secara cermat, dengan mempertimbangkan kelayakannya. Jadwal penelitian
menunjukkan hal-hal sebagai berikut :
(-) Tahap-tahap penelitian yang akan
dilakukan.
Waktu yang diperlukan untuk melaksanakan masing-masing tahap, dinyatakan dalam
satuan bulan. Rincian kegiatan untuk tahap masing-masing.
c.
Bagian Akhir
(-)
Daftar pustaka
Penulisan daftar pustaka didasarkan atas pustaka yang telah dijadikan sumber
dalam penyusunan rancangan usulan penelitian. Tujuan utama penyajian daftar
pustaka adalah memberi informasi mengenai bagaimana orang dapat dengan mudah
menemukan sumber yang disebutkan dalam rancangan usulan penelitian.
DAFTAR PUSTAKA